Ikan Hias Aquarium Tanpa Oksigen atau Aerator

Posted on

Ikan Hias Aquarium Tanpa Oksigen – Melihat hewan peliharaan segar dan sehat menjadi hal yang menyenangkan bagi pemiliknya. Bahkan jika harus menyiapkan berbagai fasilitas yang menunjang dalam pemeliharaan. Termasuk saat memelihara ikan hias, ada beberapa jenis ikan wajib diberi aerator atau pompa oksigen untuk bertahan hidup.

Namun terkadang karena keterbatasaan seseorang tidak bisa memasang aerator saat memelihara ikan hias. Jika hal itu terjadi pada kalian jangan khawatir, karena saya akan mengulas beberapa jenis ikan hias yang bisa dipelihara tanpa oksigen.

Ikan Hias Aquarium Tanpa Oksigen

Ikan Hias Aquarium Tanpa Oksigen

1. Ikan Cupang

Cupang

Ikan cupang adalah jenis ikan yang tergolong dalam famili Belontiidae. Ikan ini biasa dijumpai di daerah tropis di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Ikan cupang memiliki tubuh yang kecil dan memiliki banyak variasi warna yang menarik, sehingga sering dijadikan ikan hias di akuarium.

Ikan cupang terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya adalah ikan cupang air tawar, ikan cupang air asin, dan ikan cupang air payau. Ikan cupang air tawar biasanya tinggal di daerah dengan pH air yang netral atau sedikit asam, sementara ikan cupang air asin tinggal di daerah dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi. Ikan cupang air payau tinggal di daerah yang memiliki campuran air tawar dan air asin, seperti estuari atau delta sungai.

Ikan cupang memiliki kebiasaan makan yang cukup variatif, tergantung pada jenisnya. Beberapa jenis ikan cupang hanya memakan makanan yang hidup, seperti artemia, daphnia, atau jentik-jentik nyamuk, sementara yang lain juga dapat memakan makanan kering seperti pellet atau serbuk makanan.

Ikan cupang juga memiliki kebiasaan reproduksi yang unik, di mana ikan jantan akan membuat sarang atau tempat bertelur untuk menarik ikan betina. Ikan jantan akan merawat telur dan menjaganya hingga larva ikan cupang tersebut menetas. Ikan cupang jantan juga akan terus merawat larva hingga mereka dewasa dan dapat hidup mandiri.

2. Ikan Molly

Molly

Ikan Molly adalah jenis ikan air tawar yang tergolong dalam famili Poeciliidae. Ikan ini biasa dijumpai di daerah tropis di Amerika Selatan, dan sering dijadikan ikan hias di akuarium. Ikan Molly memiliki tubuh yang agak panjang dan bulat, dengan warna yang bervariasi, mulai dari hitam, kuning, hingga putih.

Ikan Molly juga memiliki kebiasaan social yang cukup kuat, sehingga sering dijumpai dalam kelompok yang terdiri dari beberapa ekor ikan. Ikan ini juga memiliki kepribadian yang cukup ramah dan mudah diurus, sehingga sering dijadikan ikan hias bagi pemula.

Baca juga : Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur

3. Ikan Guppy

Guppy

Ikan guppy adalah jenis ikan hias yang populer di dunia. Ikan guppy terkenal karena kecantikan dan keberagamannya, serta mudahnya untuk dijadikan ikan hias di akuarium. Ikan guppy juga dikenal sebagai ikan leleh atau ikan rainbow karena warnanya yang bervariasi, yang bisa berupa merah, kuning, biru, hijau, atau campuran dari beberapa warna tersebut.

Ikan guppy biasanya memiliki tubuh yang kecil dan panjang dengan sirip-sirip belakang yang lebar. Ikan guppy dapat tumbuh hingga panjang 6 cm (2,4 inci) untuk jantan dan hingga 8 cm (3,1 inci) untuk betina. Ikan guppy juga memiliki kemampuan yang luar biasa untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, sehingga dapat hidup di berbagai jenis air, baik air tawar maupun air laut. Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang paling mudah dijumpai di toko-toko ikan hias dan sangat cocok untuk pemula yang ingin memelihara ikan hias di akuarium.

4. Ikan Swordtail

Swordtail

Ikan Swordtail adalah jenis ikan yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Mereka dikenal karena ekor panjang mereka yang menyerupai pedang, yang memberikan mereka nama. Ikan Swordtail biasanya hidup di air tawar, dan mereka dapat ditemukan di sungai, danau, dan kolam-kolam di wilayah tersebut.

Ikan Swordtail biasanya memiliki tubuh yang panjang dan ramping dengan warna yang bervariasi, bisa berwarna merah, hijau, atau biru. Mereka juga memiliki tiga sisik pada sisi tubuh mereka yang membantu mengurangi resistensi saat berenang. Ikan Swordtail biasanya hidup di air yang dingin dan membutuhkan oksigen yang cukup untuk bertahan hidup.

Mereka biasanya makan makanan yang terdiri dari serangga kecil dan tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di air. Ikan Swordtail dapat menjadi hewan peliharaan yang menyenangkan dan mudah diurus, terutama bagi pemula yang baru memulai perawatan ikan.

5. Ikan Platy/Platis

Platis

Berukuran kecil dan berawarna warni ikan platis cocok sebagai ikan hias di aquarium teman-teman. Ikan platis juga memiliki ragam warna sob, alangkah bagusnya jika kalian memeliharanya dalam jumlah banyak serta memilih warna yang berbeda-beda.

Itulah beberapa jenis ikan hias aquarium yang bisa kalian pelihara tanpa oksigen atau pompa oksigen/aerator.

Jadi kalau teman-teman ingin memelihara ikan hias tapi tidak ingin memasang aerator, jenis ikan diatas sangat cocok.

Baca juga : Jenis Ikan Koki dan Gambarnya

Selain itu, harga ikan hias diatas juga sangat terjangkau. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan jangan lupa simak terus pawanghewan.co untuk mendapatkan artikel menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *