Cara Mengobati Scabies Pada Kucing

Posted on

Cara Mengobati Scabies Pada Kucing – Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan seputar scabies pada kucing diantaranya bagaimana cara mengobati scabies pada kucing secara tradisional hingga obat scabies yang ampuh.

Tak heran jika pertanyaan tersebut sering muncul, sebab scabies memang sering menyerang kucing dan membuat tubuhnya yang indah menjadi buruk rupa.

Oleh karena itu pada kesempatan ini Pawanghewan.co akan sharing tentang cara mengatasi scabies pada kucing secara lengkap.

Jadi silahkan simak dengan baik supaya teman-teman catlovers tidak bingung lagi ketika menghadapi hal semacam ini.

Scabies Pada Kucing

Apa itu Scabies Pada Kucing ?

Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit pada kucing yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei.

Tungau yang menyerang bagian kulit ini memiliki ukuran sangat kecil yakni sekitar 0.2 mm sampai 0.4 mm. Ciri-cirinya berbentuk hampir bulat dengan 8 kaki pendek dan pipih.

Proses terjadinya kudis atau scabies ini bermula dari tungau Sarcoptes scabiei betina dewasa secara aktif membuat lubang kecil pada lapisan tanduk kulit untuk bersarang dan bertelur.

Setiap hari tungau betina tersebut meletakan 2-3 butir telur dilubang yang sudah ia buat. Dalam waktu 17 hari telur tersebut akan berubah menjadi tungau dewasa dan berkembang biak seperti induknya.

Sehingga dengan begitu, tungau Sarcoptes scabiei akan berkembang secara cepat dan mengakibatkan terjadinya infeksi kulit yang disebut scabies (kudis).

Gejala Scabies

Penyakit scabies umumnya memiliki gejala gatal-gatal hingga munculnya kerak kulit mati (keropeng) pada kulit. Kucing yang terserang scabies biasanya akan menggaruk-garuk bagian kepala dan disekitar daun telinga.

Apabila hal ini dibiarkan begitu saja, maka akan menyebar keseluruh bagian kepala bahkan keseluruh tubuhnya. Kerak kulit mati tersebut akan menutupi bagian kulit hingga membuat tubuh kucing terlihat menjijikan.

Penyebab Scabies Pada Kucing

Teman-teman pasti bertanya-tanya, apa sih penyebab kucing terserang scabies?

Nah, berikut ini beberapa penjelasan penyebab kucing menderita scabies.

1. Tungau

Sudah pasti penyebab scabies adalah tungau yang bernama Sarcoptes scabiei. Tungau ini dapat muncul pada tempat yang lembab dan kotor. Pastikan untuk rutin membersihkan kandang dan tempat-tempat yang sering menjadi tempat mainan kucing.

Gunakan sisir khusus kucing untuk membersihkan kutu dan tungau guna mencegah tungau tinggal di badan kucing. Lakukan kegiatan ini secara berkala demi menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh kucing.

Biasanya scabies ini dimulai pada area telinga dan hidung ditandai dengan kerak putih yang keras. Jika kucing sobat mengalami hal ini segeralah berikan penanganan yang tepat supaya keadaan tidak semakin memburuk.

2. Penularan

Penyebab scabies yang kedua yaitu akibat penularan. Penularan ini dapat terjadi dengan sangat cepat. Penularan scabies bisa melalui kontak langsung, dari tempat makan, tempat minum, tempat tidur atau barang-barang yang digunakan peliharaan anda secara bersamaan. Oleh karena itu jika kucing anda terkena scabies segera pisahkan ditempat yang agak jauh agar tidak menulari yang lain.

Cara Mengatasi Scabies Pada Kucing

Cara Mengobati Scabies Pada Kucing

Cara mengatasi scabies pada kucing ini akan saya bagi menjadi dua tahap, jadi silahkan simak dengan baik agar tidak gagal paham. Cara ini sudah saya praktekan sendiri pada kucing saya yang terserang scabies.


TAHAP PERTAMA : Penanganan Awal !


1. Pisahkan Kucing

Hal pertama yang harus dilakukan ketika kucing anda terkena scabies yaitu memisahkan dan mengisolasi kucing tersebut supaya tidak menulari kucing lain. Mengingat penularan scabies sangatlah cepat maka tindakan ini harus segera anda lakukan jika anda sudah mengetahui terjadi indikasi scabies.

2. Mencuci Seluruh Alat yang Digunakan Kucing

Tungau scabies dapat menyebar melalui banyak cara diantaranya yaitu melalui kontak langsung dan juga alat yang digunakan kucing secara bersamaan. Oleh sebab itu pisahkan dan cuci seluruh alat yang digunakan kucing untuk membasmi tungau scabies yang menempel pada alat-alat tersebut.

3. Bersihkan Kandang dan Lingkungan

Scabies menyebabkan bulu-bulu kucing menjadi rontok. Ketika memisahkan kucing kita juga harus membersihkan kandang dan lingkungannya karena bisa jadi tempat atau kandang tersebut masih terdapat bibit-bibit scabies.

4. Gunakan Shampoo Khusus Kutu dan Tungau

Di klinik atau pet shop biasanya banyak dijual produk shampoo anti kutu dan tungau. Untuk menghindari masalah scabies sobat harus menggunakan produk yang sesuai agar masalah dapat segera teratasi.


TAHAP KEDUA : Pengobatan !

Pada tahap kedua ini berisi jenis obat yang bisa anda terapkan untuk mengobati scabies. Gunakan salah satu jenis obat atau dikombinasikan, misalnya menggunakan obat semprot saja, atau suntik saja atau gunakan cara keduanya.

Apabila scabiesnya masih ringan (belum parah) biasanya saya hanya menggunakan obat semprot saja. Tapi jika sudah parah, saya lebih memilih cara di suntik.


5. Salep Scabies

Banyak sekali produk yang bermanfaat membasmi scabies pada tubuh kucing salah satunya adalah salep. Salep yang memiliki kandungan gamexane, deram tecg, triamcolone, petrolatum, dan permethrin dapat anda gunakan untuk mengobati scabies yang membandel. (belum saya coba)

6. Obat Semprot/Spray

Selain salep, shampoo, ada juga obat yang digunakan untuk mengobati scabies dengan cara disemprot.

Saya secara pribadi merekomendasikan obat spray scadix karena berdasarkan pengalaman obat ini ampuh mengobati scabies. Harganya juga terjangkau, yaitu sekitar Rp 35.000 untuk ukuran 60ml.

Cara menggunakannya pun sangat mudah, cukup semprotkan pada area kulit yang terinfeksi scabies. Apabila terhalang oleh bulu, sebaiknya bulu dipotong terlebih dulu agar obat bisa meresap pada kulit dengan baik.

Anda juga bisa meratakan obat tersebut menggunakan tangan, apabila jijik, gunakan sarung tangan karet. (sudah saya coba)

7. Suntik Scabies

Selain menggunakan obat semprot, suntik scabies juga terbukti ampuh mengobati scabies pada kucing.

Ada banyak jenis obat suntik scabies yang bisa anda temukan di petshop terdekat. Salah satu jenis yang sudah saya coba dan terbukti ampuh yaitu Wormectin.

Selain Wormectin, ada beberapa jenis obat scabies lain yang tak kalah ampuh, diantaranya yaitu selamectin, ivermectin, doramectin.

Harga Suntik Scabies

Suntik scabies tidak boleh dilakukan secara sembarangan, harus dilakukan oleh ahli. Oleh karena itu sebaiknya anda mengunjungi dokter hewan terdekat guna menangani masalah ini.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal biasanya dokter akan menyarankan melakukan suntik scabies 2 kali dalam sebulan hingga sembuh.

Tarif suntik scabies sendiri bervareatif, tergantung daerah masing-masng. Tapi rata-rata sekitar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 setiap kali suntik.

Apabila scabiesnya sudah parah, tidak menutup kemungkinan membutuhkan biaya lebih banyak.

Merk Obat untuk Penyakit Scabies pada Kucing

Obat untuk Penyakit Scabies pada Kucing

Ada banyak merk obat untuk penyakit scabies di petshop. Sobat bisa menanyakan langsung pada penjualnya.

Untuk saya sendiri biasanya menggunakan SCADIX Spray obat scabies dengan cara di semprot.

Bau scadix memang tidak sedap, tapi obat ini ampuh untuk mengatasi scabies dan jamur.

Cara saya menggunakan obat ini, yaitu dengan menyemprot pada pada bagian yang terinfeksi scabies atau jamur, lalu saya ratakan dengan menggunakan tangan.

Agar lebih aman, gunakan sarung tangan karet ala-ala dokter gitu, 😀 serta jangan lupa cuci tangan menggunakan sabun, yang bersih ya..

Lakukan pagi dan sore hari dan ulangi hingga scabies atau jamur benar-benar sembuh.

Baca :

Demikian informasi cara mengobati scabies secara alami yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini membantu sobat dalam menangani masalah yang terjadi pada kucing kesayangannya. Sampai jumpa lagi diartikel yang akan kami sajikan esok hari.

2 comments

  1. Terima kasih atas informasinya soalny anak kucing saya ini sakit scabies min di kaki di atas mata dan juga sakit bisul didekat leher nya . Tolong dong obat apa yang cocok buat anak kucing yang bisulan min merk scadix
    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *