Cara Mengobati Luka Pada Kucing Paling Cepat & AMPUH !

Cara Mengobati Luka Pada Kucing – Secara naluriah kucing memiliki jiwa predator yang juga gemar berkelahi. Meskipun hanya berkeliaran disekitar lingkungan rumah saja, kucing biasanya dapat bertemu atau berkelahi dengan kucing lainnya. Hal ini digunakan untuk menunjukan kekuatan kepada kucing lain dan juga memperluas wilayah kekuasaan. Dengan kebiasaan ini tak heran jika kucing jantan biasanya ketika pulang kerumah mendapatkan luka pada bagian tubuhnya.

Luka cakaran atau luka lain yang sifatnya minor atau kecil apabila tidak diobati biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Namun terdapat beberapa luka mayor/besar yang apabila tidak diobati dan dirawat dia akan semakin memperburuk keadaan kucing.

Baca juga : Cara Membuat Kucing Gemuk dan Sehat

Cara Mengobati Luka Pada Kucing Dengan Cepat

Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Beberapa luka besar apabila dibiarkan begitu saja dapat membahayakan nyawa kucing loh. Jadi apa saja sih luka pada kucing yang dikategorikan berbahaya? Apa saja penyebabnya dan bagaimana cara menanganinya ? Selain ketiga pertanyaan umum ini terdapat beberapa pertanyaan yang biasanya muncul di benak  Cat Lovers diantaranya adalah cara mengobati luka bernanah pada kucin, cara mengobati luka kucing akibat berkelah, obat tradisional untuk luka kucing, penyebab luka bolong pada kucing, kucing luka berlubang, salep luka untuk kucing, luka bolong bernanah pada kucing, kucing luka berlubang dan bernanah. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sobat kami akan langsung mengulas artikel selengkapnya !

Ciri-ciri Infeksi Luka Pada Kucing

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mengobati luka atau infeksi yang terjadi pada kucing sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri infeksi luka yang terjadi pada tubuh kucing.

  • Luka baru biasanya akan menunjukan terkoyaknya kulit  sehingga menyebabkan darah segar menetes pada area luka.
  • Bulu pada bagian luka hilang atau rontok.
  • Terdapat nanah pada area luka.
  • Terjadi pembengkakan yang kemudian pecah dengan sendirinya dan mengering.
  • Mengalami kenaikan suhu badan (demam)
  • Kucing lebih sensitif karena menahan rasa sakit

Baca juga : Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing dengan Cepat

Cara Menegobati Luka Pada Kucing Secara Alami

Jika sobat sudah mengetahui tanda-tanda infeksi atau luka yang terjadi pada kucing, maka simaklah cara tepat untuk mengobatinya.

Pisahkan Kucing yang Sedang Berkelahi

Apabila sobat mendengar perkelahian pada kucing sebaiknya langsung periksa dan pastikan untuk melerai perkelahian agar tidak terjadi korban.

Periksa Apakah Ada Luka Pada Kucing

Langkah selanjutnya adalah periksa apakah ada luka, goresan atau cakaran pada tubuh kucing. Biasanya jika ada luka pada tubuh kucing ditandai dengan adanya gumpalan bulu. Apabila ada bulu yang menggumpal segera periksa dengan cara menyibakkan area bulu yang menggumpal.

Lakukan Pemeriksaan Luka Secara Mendetail

Biasanya pemilik kucing kurang teliti dalam memeriksa luka. Tertutupnya luka belum dapat dipastikan bahwa tidak ada infeksi yang terjadi. Oleh karena itu sebelum luka mengering dan tertutup pastikan untuk membersihkan luka dengan benar. Jika sudah terlanjur dan kemudian terjadi pembengkakan pada area luka maka dapat disimpulkan bahwa kucing sobat mengalami infeksi. Sebaiknya segeralah bawa ke dokter hewan agar infeksi yang terjadi tidak semakin parah. Area yang umumnya susah dilihat dan diteliti area lukanya adalah kepala, tungkai, dan juga ujung ekor.

Lakukan Pertolongan Pertama

Setelah kucing terlihat memiliki luka sebaiknya langsung lakukan pertolongan pertama. Caranya adalah dengan melakukan kompres hangat untuk menghentikan pendarahan. Lakukan kegiatan ini pelan-pelan agar kucing tidak takut dan tidak memberontak.

Perhatikan Perilaku Kucing

Kucing yang sedang mengalami kesakitan akan menunjukan tanda dan perilaku yang berbeda. Apabila kucing sobat bertengkar dengan kucing lain dan kemudian menunjukan perilaku tidak biasa maka segeralah untuk memeriksa apakah ada hal aneh atau bagian tubuh kucing yang sakit.

Stress dan trauma dapat terjadi pasca perkelahian. Hal ini juga harus dihindari agar kucing dapat kembali sehat seperti sedia kala. Jika keadaan kucing tidak dapat terkendali karena perubahan perilaku yang sangat drastis sebaiknya periksakanlah kucing sobat ke dokter hewan terdekat.

Gunakan Cairan Pembersih Luka

Luka pada tubuh kucing dapat menyebabkan infeksi karena bakteri berkembang biak pada daerah luka. Untuk mencegah terjadinya infeksi sobat harus membersihkan luka pada tubuh kucing agar bakteri mati dan tidak berkembang biak.

Gunakan cairan pembersih luka agar dapat mensterilkan kotoran. Cairan pembersih kucing yang mudah ditemukan di pet shop adalah merk Saline. Cairan pembersih ini memiliki kadar ph yang sama dengan tubuh kucing sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan jaringan.

Bersihkan Luka Dengan Menggunakan Jarum Suntik

Kucing yang sedang mengalami kesakitan biasanya akan memberontak ketika dibersihkan lukanya. Agar mempermudah proses ini sebaiknya lakukan berdua. Jika sendiri sobat akan sangat kesulitan. Alat yang digunakan pun sangat penting supaya mempercepat prosesnya dan kucing tidak merasa kesakitan. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan jarum suntik.

Caranya adalah salah satu orang memegangi kucing dengan benar agar kucing nyaman. Pakaikan handuk pada kucing kecuali pada area luka. Semprotkan cairan pembersih luka dengan menggunakan jarum suntik pada area luka.

Memutuskan Menutup Luka atau Tidak

Setelah membersihkan area luka, cepat beri tindakan. Jika luka hanya kecil maka tidak perlu menutup luka karena akan lebih cepat sembuh. Namun jika luka besar dan dalam maka sebaiknya tutup luka agar kucing tidak menjilatinya terus menerus. Lidah kucing yang kasar dapat menyebabkan luka kucing sulit sembuh.

Memeriksa Luka Secara Berkala

Periksalah perkembangan yang terjadi pada luka kucing. Jika semakin hari membaik maka cara yang anda lakukan sudah benar. Namun jika luka nampak lebih parah maka anda harus segera membawanya ke klinik hewan.

Demikian penanganan pada luka kucing yang benar. Semoga artikel ini dapat membantu sobat dalam mengobati luka yang ada pada kucing kesayangan anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutya di Pawanghewan.com yaa 🙂

Leave a Comment